Geopolitik
Indo-Pasifik, Gengsi, dan Posisi Indonesia dalam Pusaran AS-China
Artikel ini menganalisis posisi strategis Indonesia di tengah kompetisi AS dan China di kawasan Indo-Pasifik. Meski menikmati pertumbuhan ekonomi yang didorong investasi China, Indonesia juga menjalin kerja sama keamanan dengan AS, seperti akses pelabuhan dan latihan militer. Pemerintah Indonesia berusaha menjaga keseimbangan (hedging) dengan tidak memihak salah satu blok. Analisis menunjukkan bahwa diplomasi Indonesia lebih fokus pada kepentingan ekonomi dan menjaga kedaulatan, seperti di Natuna, ketimbang terlibat dalam aliansi keamanan eksklusif. Implikasi strategisnya, posisi hedging ini rentan terhadap tekanan jika ketegangan meningkat, namun juga memberi ruang diplomasi. Kebijakan Indonesia kedepan perlu memperkuat kemampuan deterrence mandiri dan kejelasan batas dalam kerja sama agar tidak terjebak dalam dinamika 'proxy'.
Entitas yang disebut
Organisasi: Pemerintah Indonesia
Lokasi: Indonesia, AS, China, Indo-Pasifik, Natuna