Analisis Kebijakan
Modernisasi Alutsista TNI AU dan Implikasinya pada Posture Pertahanan Udara Indonesia di Kawasan Indo-Pasifik
Proses modernisasi besar-besaran TNI Angkatan Udara, dengan rencana pengadaan pesawat tempur generasi baru seperti F-15EX dari Amerika dan keterlibatan dalam proyek KF-21 Boramae bersama Korea, sedang mengubah posture pertahanan udara Indonesia. Peralihan dari armada yang didominasi pesawat tua seperti F-5 dan Hawk, ke pesawat multirole dengan kemampuan avionik dan persenjataan modern, meningkatkan daya tangkal dan kapabilitas patroli di wilayah udara strategis. Analisis strategis melihat bahwa ini bukan hanya upgrade teknis, tetapi juga perubahan dalam doktrin operasi, hubungan kerja sama militer dengan negara produsen, dan positioning Indonesia dalam dinamika persaingan teknologi militer di Indo-Pasifik. Implikasi kebijakan mencakup tantangan sustainabilitas (biaya operasi dan maintenance), kebutuhan pengembangan SDM yang mumpuni, serta bagaimana integrasi alutsista baru ini akan memengaruhi keseimbangan kekuatan dan pola hubungan dengan negara-negara tetangga di kawasan.
Entitas yang disebut
Organisasi: TNI AU, Amerika, Korea
Lokasi: Indonesia, Indo-Pasifik