Artikel

Serangan Siber terhadap Sistem E-Puspadik Kemhan: Pelajaran untuk Keamanan Jaringan Pertahanan

28 Agustus 2026 Jakarta, Indonesia 6 views
Serangan Siber terhadap Sistem E-Puspadik Kemhan: Pelajaran untuk Keamanan Jaringan Pertahanan
Pada 3 Juni 2026, Kementerian Pertahanan mengonfirmasi kebocoran data pada sistem E-Puspadik yang menyimpan data personel TNI dan anggaran. Serangan diduga berasal dari kelompok peretas yang terafiliasi dengan negara asing. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menemukan jejak malware yang sebelumnya digunakan dalam serangan terhadap kementerian pertahanan India. Data yang bocor mencapai 2,5 TB. Implikasi strategis: Insiden ini mengingatkan bahwa ancaman siber menjadi vektor serangan hybrid yang setara dengan ancaman konvensional. Indonesia perlu membentuk satuan siber khusus di bawah TNI dan mempercepat implementasi regulasi keamanan perangkat keras serta pelatihan personel. Anggaran di bidang cybersecurity harus ditingkatkan minimal 15% dari total anggaran pertahanan.

Entitas yang disebut

Organisasi: Kementerian Pertahanan, TNI, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Kementerian Pertahanan India

Lokasi: India, Indonesia